Kebebasan Berekspresi di Internet

Kebebasan Berekspresi di Internet, Kebebasan yang  Bertanggung Jawab

Menyalakan gadget dan menyambungkan dengan koneksi internet adalah bagian yang hampir sebagian besar dilakukan oleh masyarakat kita yang sudah paham teknologi, sebagai salah satu bentuk kebebasan berekspresi di Internet.

Manis Pahitnya Berinternet

Dengan asyiknya membuka facebook, atau twitter mengupdate status apa yang sedang dilakukan pada saat itu sebagai media keberadaan diri. Kemudian berselancar di sosial media mencari informasi teman, ikut bergosip dalam kolom komentar status, dan melihat-lihat hasil unduhan foto teman atau bahkan orang lain.Kadang tertawa renyah, terbahak-bahak mengikuti timeline (linimasa) facebook, twitter dan sejenisnya. Lagi-lagi menjadi bagian kebebasan berekspresi di Internet.

Sungguh mengasyikkan, membuat kehidupan kita makin terhibur dengan kebiasaan hidup di dunia sosial media terkhususnya dan secara keseluruhan internet pada umumnya.

Namun tetap juga kadang sampai ikut menyulutkan emosi marah karena tersinggung dengan secuil komentar atau foto atau sedang diceritakan jelek. Yah berdinamika dalam bersosial media.

Yah begitulah Internet sudah menjadi barang yang tak lepas dari kehidupan masyarakat, bukan hanya masyarakat level menengah ke atas, namun juga masyarakat menengah ke bawah sudah mengenal dan memainkan twitter sebagai salah satu model internet yang dikenalnya.

Internet : seperti malaikat dan setan berjalan di dalam satu jalur

Seperti tukang becak Harry menggunakan sosial media yaitu facebook untuk menjual jasanya sebagai tukang becak di kota yogya. Pelanggannya tak hanya dari Indonesia, tapi banyak dari luar negeri yang ingin mengunjungi tempat wisata di yogya tapi dengan menggunakan kendaraan tradisional. Termasuk melayani pemesanan hotel di kota yogya.

Atau Mbak Silly dengan gerakan blood for life, yang menggerakkan para pendonor melalui sosial media, twitter,blog, maupun facebook untuk menyebarkan info yang membutuhkan darah.

Pun ikut serta mempublikasikan budaya-budaya dan tempat wisata maupun kuliner yang asyik di negeri ini, sehingga orang-orang pun tertarik kembali mempelajari budaya serta orang luar juga ikut menikmati keindahan alam Indonesia, tentu itu suatu perkembangan positif bagi Indonesia berkat Internet.

Namun itu bagian yang positifnya, tentu kita juga melihat dampak buruk. Salah satunya adalah trafficking, penjualan manusia. Seorang yang jahat tinggal memasukkan foto seorang gadis remaja dipajang dalam sebuah facebook. Kemudian yang tertarik bisa melakukan pemesanan.

Menurut sebuah laporan dari Layanan Perlindungan Anak ada 36 pengaduan gadis remaja yang masih berusia belasan dan bersekolah setara SMP dan SMA yang dilaporkan hilang atau dibawa kabur teman facebooknya.

Belum lagi yang menjual “jasa”nya seenak dia mau di berbagai akun sosial media, baik facebook maupun twitter, demi apa yang didewakan mereka yaitu duit. Pada akhirnya kehidupan di dunia nyata sangat mirip dengan kehidupan dunia maya (baca: Internet).

Kebebasan yang bertanggung jawab

Sudah lama kiranya kita tidak diingatkan dengan dua kata yang selalu berdampingan kata tanggung dan jawab, yah TANGGUNG JAWAB! Makna abstrak yang seharusnya sudah dikongkritkan dalam perbuatan.

Internet sudah dijadikan sebagai sarana yang sebebas-bebasnya, anda mau melakukan apa saja bisa jadi sudah tersedia di Internet.

Namun lagi-lagi terserah dari anda, kebebasan seperti apa yang anda inginkan, kebebasan yang sebebas-bebasnya, sebebas anda mengeluarkan informasi, sebebas anda mengatakan sesuatu, bahkan mengatakan tidak benar, atau sampai mempengaruhi orang untuk melakukan hal yang tidak baik atau kebebasan yang anda tanggung dan anda jawab sendiri.

Oh namanya Kebebasan Berekspresi  di internet, jadi harus bebas gitu ya?

menurut anda?

This entry was posted in Opini, Teknologi and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink.

One Response to Kebebasan Berekspresi di Internet

  1. Awesome website you have here but I was wanting
    to know if you knew of any discussion boards that cover the
    same topics discussed in this article? I’d really love to be a part of online community
    where I can get opinions from other knowledgeable people that share
    the same interest. If you have any recommendations,
    please let me know. Many thanks!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>