Lampu LED bikin Mupeng

Kalau kita jalan-jalan di kota besar, melihat gedung-gedung tinggi, tanaman, monumen, serta segala atribut yang menghiasi kota apalagi di malam hari yang sudah barang tentu keindahannya dari pencahayaan lampunya diatur sedemikian rupa. Demikian pun kalau kita masuk dalam sebuah ruang, bukan saking terangnya cahaya di dalam namun pengaturan lampunya sedemikian cantiknya sehingga pantulan cahaya memberikan imaji yang menakjubkan.

Berbicara tentang lampu biasanya berbicara tentang listrik, karena sumber tenaga untuk menyalakan lampu berasal dari listrik. Tingkat pencahayaan yang dipancarkan lampu tentunya berbeda-beda kebutuhan masing-masing. Apalagi sebuah kantor ataupun pabrik yang membutuhkan pencahayaan maksimal namun efisien, istilahnya bagaimana mengatur atau memanajemeni energi listrik.

Ngomong-ngomong tentang listrik dan dunia elektro pada umumnya sudah lama juga saya tidak menuliskan tentang keelektrikalan. Kemarin sempat diskusi dengan teman kantor, katanya dia habis mengikuti diskusi dengan seorang yang sudah sukses di bidang kerja saya saat ini. Salah satu saran dari pembicaranya itu adalah menuliskan dan berbagi ilmu apa yang telah didapatkan di dunia kuliah maupun kerja.

Saya tergugah dan kembali membuka-buka materi kuliah Teknik Elektro dulu yang sudah mulai terlupakan. Salah satunya mungkin yang berhubungan dengan lampu adalah Manajemen Energi Listrik. Mata kuliah ini sempat juga membahas tentang teori penerangan lho.

Kualitas luminasi tentunya menjadi ukuran berapa lampu yang dibutuhkan, dimensi ruang yang akan diberi cahaya, jenis lampu apa yang dibutuhkan, titik mana saja yang membutuhkan pencahayaan lebih. Apalagi untuk pencahayaan di titik yang kecil, tentunya seorang desainer interior lebih memahami teori ini supaya sedemikian rupa makin menarik. Tapi saya tidak menjelaskan secara detil tentang formula teori penerangannya, nanti malah tambah bingung para pembaca :D

Sebagai contoh untuk kamar saya, apakah lampu tersebut mampu memenuhi kebutuhan cahaya apalagi berhadapan dengan komputer, kadang dipake membaca dan aktivitas rumit lainnya tentunya lampu 11 watt tidak mampu dipakaikan seperti lampu sekarang yang saya pakai. Padahal menurut aturan internasionalnya untuk sebuah bangunan industrial misalnya ruang baca setidaknya bernilai 500 lux, apalagi jika dipakai menggambar oleh desainer harus 1000 lux.

Namun terkait dengan efisien, tentunya kita memilih bagaimana sebenarnya lampu yang memberikan penerangan bagus namun hemat. Hemat di sini tentunya harus tetap elegan untuk dinikmati.

Berbagai jenis lampu tentunya kita ketahui seperti lampu pijar, lampu neon, lampu LED dan lain-lain. Namun kalau diamati lampu pijar memiliki tingkat panas yang cukup tinggi, berarti mengambil daya listrik yang cukup banyak. Sedangkan neon dan LED memiliki tingkat menggunakan daya listrik cukup rendah.

Kalo dengan membandingkan harga beli sepertinya memang lebih murah lampu pijar yang banyak beredar di masyarakat kita. Jika dibandingkan keduanya neon dan LED, tentunya LED lebih unggul dalam perhitungan penghematan. Tingkat lama bertahannya LED lebih lama karena terbuat dari solid state component, LED yang kecil-kecil namun menyatu menghasilkan cahaya, dibanding dengan lampu neon apalagi lampu pijar, sekali pecah sudah tidak mampu dipakai. Jika gas di dalam lampu tersebut habis sudah tidak bisa mengantarkan listrik yang menghasilkan cahaya.

Seperti di beberapa bus TransJakarta yang sering saya saksikan, penggunaan led di banyak titik memberikan kesan menarik, elegan dan tetap memberikan pencahayaan tidak kalah dengan lampu neon. Nah ini salah satu kelebihan LED karena bentuknya bisa dimodifikasi dengan kondisi sekecil apapun itu, dibanding yang berbentuk balon lampu.

Pengaruh visual dari Lampu LED pada beberapa bagian rumah misalnya untuk lukisan, untuk dinding yang terlihat berdimensi, langit-langit rumah, rak dan berbagai aksesoris yang memperindah sebuah rumah tentunya LED menjadi pilihan menarik. Ah suatu saat jika sudah benar-benar punya rumah ingin bermain modifikasi lampu, kalau sekarang masih ngiler mupeng liat lampu-lampu di gedung yang terlihat indah eksotik nan elegan menggunakan lampu LED.

This entry was posted in Teknologi and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

2 Responses to Lampu LED bikin Mupeng

  1. Gaptek says:

    WAH,, kirain mupengnya kenapa,,,

    ternyata mupeng liat lampu seksi nan elegan LED ya…

    xixiiix

  2. isnuansa says:

    Wah, harus belajar soal luminasi nih di sini. *mencatat*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>